PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dukungan PT Borneo Sawit Gemilang atau BSG terhadap program Masyarakat Peduli Api atau MPA mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat Desa Talio Hulu. Program ini terbukti memberikan manfaat nyata dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi musim kemarau dan potensi kebakaran lahan yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

Perwakilan Desa Talio Hulu, Joko Kristiono, menyampaikan bahwa bantuan peralatan pemadam kebakaran dari PT. BSG benar-benar berdampak positif bagi masyarakat.

“Peralatan pemadam yang diberikan sangat bermanfaat, apalagi saat musim kemarau. Kami merasa diperhatikan dan dilibatkan dalam menjaga lingkungan. Semoga kerja sama ini terus berlanjut agar desa kami semakin tangguh menghadapi Karhutlah,” kata Joko dalam rilis pada Selasa, 4 November 2025.

Menurut Joko, kolaborasi ini juga menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama antara perusahaan dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Dengan adanya pelatihan, simulasi, dan penyediaan sarana pemadam, warga kini lebih sigap dalam mendeteksi dan menanggulangi kebakaran sejak dini.

“Kami jadi lebih percaya diri dan paham bagaimana bertindak cepat ketika ada tanda-tanda kebakaran,” tambahnya.

Melalui program Masyarakat Peduli Api, PT. BSG berupaya tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan yang kuat di tingkat masyarakat. Program ini mendorong partisipasi aktif warga desa binaan untuk berperan langsung dalam pencegahan Karhutlah serta mengembangkan sistem tanggap darurat berbasis komunitas.

Selain memperkuat kolaborasi dengan masyarakat, perusahaan juga menempatkan program ini sebagai fondasi penting dalam menjaga keseimbangan antara kegiatan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Manager Sustainability PT. SYK, Joko Triyanto, menyatakan bahwa inisiatif MPA menjadi bagian dari strategi keberlanjutan yang terintegrasi di wilayah operasional kedua perusahaan.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan desa yang mandiri, tangguh, dan sadar lingkungan,” jelasnya.

Dengan sinergi yang terus terjalin antara PT BSG, PT SYK, dan masyarakat desa binaan, diharapkan risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan secara signifikan. Lebih dari itu, program MPA juga diharapkan menjadi motor penggerak dalam membangun ketahanan desa terhadap bencana, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (TESTI PRISCILLA/H)