BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Rimbun meminta adanya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk mencari solusi terkait maraknya kecelakaan di U-turn Jalan HM Arsyad, tepatnya di depan Jalan Teratai IV, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit.
“Kami akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan Polres Kotim agar arus lalu lintas di Teratai IV ini bisa segera dicarikan solusi, supaya tidak terus terjadi kecelakaan di titik itu,” kata Rimbun, Rabu, 5 November 2025.
Menurutnya, keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, diperlukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi rekayasa lalu lintas maupun desain U-turn yang dinilai terlalu dekat dengan mulut gang dan padat kendaraan.
Sebelumnya, lokasi tersebut kembali menelan korban dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin, 3 November 2025. Warga setempat bahkan menyebut jalur itu sebagai jalur maut, karena dalam sebulan bisa terjadi lebih dari lima kali kecelakaan.
“Kecelakaan di sini sudah sering. Kami sudah berkali-kali meminta agar U-turn ini ditutup atau ditata ulang, tapi belum ada tanggapan,” ujar Sari, warga sekitar.
Warga berharap agar Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dishub Kotim segera melakukan penataan ulang jalur tersebut. Penutupan sementara atau rekayasa lalu lintas dinilai perlu dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban jiwa lebih banyak. (DEWI PATMALASARI/H)









