KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan – Bupati Katingan, Saiful, terpilih sebagai Ketua Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Katingan untuk periode 2025-2030. 

Saiful terpilih aklamasi pada musyawarah daerah ke IV DAD Kabupaten Katingan di Aula Bappedalitbang lantai I Kasongan, Rabu, 5 November 2025.

Dari pantauan, Musda DAD Kabupaten Katingan, ini seakan hendak dilakukan voting atau pemilihan, sebab hingga pembahasan tata tertip yang berlangsung alot, ketiga kandidat, yakni Saiful (Bupati Katingan), Heriyadi P Samad (ketua DAD sebelumnya) dan Pengan D Timpun menyatakan siap maju.

Namun kemudian setelah melakukan diskusi, ketiga kandidat menyatakan sepakat untuk  mengusung Saiful (Bupati Katingan) sebelum dilakukan voting. Dengan demikian Saiful terpilih aecara aklamasi.

Acara Musda DAD IV ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Katingan, Firdaus, Ketua DPRD Kabupaten Katingan, Marwan Susanto, perwakilan Dewan Adat Dayak Provinsi Kalimantan Tengah, serta para pengurus dan perwakilan DAD dari 13 kecamatan di Kabupaten Katingan.

Dalam sambutan perdananya setelah terpilih, Ketua DAD Kabupaten Katingan, Saiful, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan besar yang diberikan kepadanya.

"Saya berkomitmen untuk melaksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Saya mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota DAD agar senantiasa memberikan dukungan, masukan, kritik, dan saran dalam menjalankan tugas lembaga," ujar Saiful.

Ia juga secara rendah hati menyatakan bahwa dirinya masih perlu banyak belajar mengenai adat istiadat di Kabupaten Katingan. 

Oleh karena itu, Saiful membuka diri untuk menerima bimbingan dan arahan dari seluruh pihak yang memahami nilai-nilai adat Dayak.

Lebih lanjut, Saiful berharap DAD Kabupaten Katingan ke depan dapat menjadi lembaga yang disegani dan dihormati, serta mampu memberikan pengayoman tidak hanya kepada masyarakat adat Dayak, tetapi juga kepada seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Katingan.

Menurutnya, di tengah keberagaman suku, bahasa, dan agama yang ada di Katingan, DAD memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan dan memperkuat nilai-nilai kearifan lokal sebagai dasar dalam membangun petak danum itah (tanah air kita).

Saiful menegaskan, dengan dukungan semua pihak, Dewan Adat Dayak Kabupaten Katingan diharapkan dapat terus memperkuat peran dan eksistensinya sebagai mitra pemerintah daerah dalam pelestarian adat, budaya, serta pembangunan masyarakat yang rukun dan sejahtera. (ABDUL GOFUR/j)