PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan, dilaksanakan Launching dan Penandatanganan MoU Program Sepulang Desa atau Strategi Penguatan Lumbung Pangan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kamis, 6 November 2025.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pulang Pisau, Paridah Ernawati menyampaikan bahwa program Sepulang Desa merupakan inovasi proyek perubahan pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) II Angkatan XXVII Tahun 2025 di BPSDM Provinsi Kalimantan Tengah.

Program ini mendorong pengelolaan lumbung pangan tidak hanya sebatas tempat penyimpanan gabah seperti selama ini.

“Launching dan penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal penguatan lumbung pangan melalui Bumdes. Harapannya, lumbung pangan bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan hanya gudang penyimpanan hasil panen,” katanya.

Ia menjelaskan, Pulang Pisau merupakan daerah penghasil padi terbesar nomor dua di Kalimantan Tengah, dengan 18 lumbung pangan masyarakat yang tersebar di 8 kecamatan. Namun pemanfaatannya belum optimal sehingga diperlukan penguatan melalui pengelolaan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Selama ini lumbung pangan hanya difungsikan pada saat panen. Lewat inovasi ini, kita ingin meningkatkan fungsi lumbung pangan sehingga bisa mendukung stabilitas pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,” ujarnya. 

Program ini juga selaras dengan kebijakan nasional dan daerah. Selain mendukung Asta Cita Presiden mengenai swasembada pangan dan penguatan ekonomi desa, langkah ini turut diperkuat oleh regulasi Kementerian Desa, yakni pengalokasian dana desa sebesar 20% untuk ketahanan pangan sesuai Permendes Nomor 2 Tahun 2024.

“Program ini juga sejalan dengan visi dan misi Bupati Pulang Pisau yang menekankan pembangunan ekonomi berkelanjutan berbasis potensi lokal,” tegasnya.

Melalui sinergi pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat, program Sepulang Desa diharapkan mampu menciptakan sistem ketahanan pangan yang kuat dan mandiri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di Kabupaten Pulang Pisau.( RETHA)