BORNEONEWS, Sampit – Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis, 6 November 2025. Akibatnya, atap minimarket Alfamart di Kecamatan Cempaga Hulu terbang tertiup angin, sementara di beberapa lokasi lain dilaporkan pohon tumbang dan papan reklame roboh.
Seorang warga tanpa sengaja merekam momen dramatis saat atap bangunan minimarket Alfamart di Simpang Tiga Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu terangkat dan beterbangan akibat hembusan angin kencang sekitar pukul 13.20 WIB. Video tersebut beredar di media sosial dan grup Whatsapp berdurasi 1 menit 13 detik.
“Atap bangunan itu sepertinya terbuat dari baja ringan, jadi lebih mudah terhempas ketika angin bertiup sangat kuat,” ujar Hasby Anas, warga sekitar.
Fenomena cuaca ekstrem ini terjadi hampir bersamaan di beberapa wilayah di Kotim. Angin kencang datang bersamaan dengan hujan lebat yang mengguyur.
Di lokasi berbeda, Hari, warga Desa Bajarum, Kecamatan Kota Besi, melaporkan adanya pohon besar tumbang yang menutupi seluruh badan jalan dekat Jembatan Bajarum.
“Pohon yang tumbang itu menutup jalan sepenuhnya. Kendaraan dari dua arah tidak bisa lewat sampai petugas dan warga melakukan pembersihan,” kata Hari.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas sempat terhambat selama beberapa waktu dan menimbulkan kemacetan di sekitar area kejadian. Hingga akhirnya sejumlah warga membersihkan pohon tumbang tersebut.
Sementara itu, Priyanto, warga Mentawa Baru Hilir, melaporkan papan reklame roboh di Jalan Tjilik Riwut, tepatnya di dekat Kompi Antang. Ia menyaksikan papan reklame tersebut posisinya telah tertekuk saat ia melintas di sekitar Kompi Antang.
“Reklamenya besar yang warna abu-abu merah itu tertekuk ke bawah. Mungkin karena angin kencang tadi, tetapi reklame tidak sampai patah,” katanya. (DEWI PATMALASARI/j)









