PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Nurhidayah secara resmi membuka kegiatan Workshop dan Lomba Aerobic Gymnastics pada Kamis, 6 November 2025 di Aula Bapperida. 

Kegiatan yang berlangsung hingga 7 November 2025 ini diikuti oleh puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Kobar yang antusias mengikuti setiap sesi pelatihan dan perlombaan yang akan dipandu oleh narasumber seorang dosen senam aerobic gymnastics Universitas Negeri Jakarta sekaligus Master Taekwondo Indonesia, Fahmy Fachrezzy.

Dalam kesempatan ini, Bupati Kobar,  Nurhidayah menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, serta penguatan potensi diri para atlet dan calon atlet aerobic gymnastics. 

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam mempersiapkan atlet dari Kabupaten Kobar agar mampu meraih medali emas sebanyak-banyaknya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah 2026 yang akan dilaksanakan di Stadion Sport Center Pangeran Ratu Alamsyah tahun depan.

“Melalui pelatihan ini, saya berharap semangat para atlet semakin meningkat untuk terus berlatih, berkarya, dan berprestasi. Ini juga menjadi wujud dukungan kita bersama dalam meningkatkan kemampuan diri agar dapat bersaing hingga ke tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

Nurhidayah menyampaikan hasil diskusinya bersama pelatih nasional yang menyarankan agar Kobar melaksanakan program latihan khusus tiga bulan sebelum Porprov 2026.

Program tersebut akan dilakukan dengan sistem karantina di Jakarta bagi tujuh atlet pilihan, dengan pembiayaan yang disiapkan oleh daerah. Langkah ini dinilai penting untuk menghasilkan atlet yang lebih optimal dan berdaya saing tinggi.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa aerobic gymnastics bukan hanya sekadar olahraga kebugaran, tetapi juga cabang olahraga yang membutuhkan kekuatan, fleksibilitas, dan kemampuan artistik tinggi. 

Menurutnya, kegiatan ini menjadi ajang penting untuk menumbuhkan minat serta mencetak generasi muda yang tangguh, berbakat, dan potensial di bidang gymnastics.

“Kegiatan ini bukan hanya wadah pembinaan prestasi, tetapi juga menjadi momentum bagi generasi muda untuk menemukan jati diri terbaiknya. Apalagi kegiatan ini dihadiri langsung oleh juri dan dosen bertaraf internasional, tentu menjadi pengalaman berharga bagi peserta,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengurus Persani (Persatuan Senam Indonesia) Kabupaten Kobar yang telah berperan aktif dalam penjaringan atlet aerobic gymnastics menuju Porprov 2026. Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, KONI, Dispora, dan pengurus cabang olahraga menjadi kunci keberhasilan pembinaan atlet di daerah.

“Kita patut berbangga, karena selain bersiap menjadi tuan rumah Porprov Kalteng 2026, Kabupaten Kobar juga mampu menunjukkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi, seperti keberhasilan tim sepak bola kita menjuarai Gubernur Cup. Semangat ini harus kita jaga agar Kobar semakin jaya,” pungkas. (NURITA/j)