BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas menegaskan komitmennya dalam menanggulangi berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB), Pemkab berupaya memperkuat koordinasi, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan penanganan yang komprehensif.
Kepala Dinas P3APPKB Kabupaten Kapuas, dr. Tri Setya Utami, dalam laporannya menekankan bahwa isu ini adalah persoalan serius yang memerlukan penanganan menyeluruh.
"Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi persoalan serius. Jangan sampai kita hanya melihat mereka sebagai orang lain, karena bisa jadi mereka adalah bagian dari keluarga atau orang yang kita sayangi," ujar dr. Tri, Kamis, 5 Novemeber 2025.
Ia menambahkan, Satuan Tugas (Satgas) yang ada di tingkat kabupaten hingga kecamatan memiliki peran strategis. Peran ini tidak hanya terbatas pada penanganan kasus, tetapi juga mencakup upaya pencegahan yang fundamental. Aspek pencegahan tersebut dilakukan melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami mengharapkan seluruh anggota Satgas dapat menyamakan persepsi, menyatukan langkah, dan memperkuat mekanisme kerja lintas sektor," lanjutnya.
Selain itu, ia juga mendorong agar setiap kecamatan proaktif memperkuat keberadaan Satgas di wilayahnya masing-masing. Hal ini dapat dicapai dengan menjalin koordinasi yang erat bersama lembaga layanan, organisasi masyarakat, serta secara aktif membangun lingkungan yang aman dan ramah bagi perempuan dan anak. (SABRIANOOR/j)









