KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Suasana pembelajaran yang berbeda terlihat di halaman SDN 3 Hampatung, Kapuas Hilir pada Kamis pagi, 6 November 2025. Siswa-siswi kelas V di sekolah tersebut tidak belajar di dalam ruang kelas seperti biasa, melainkan mengikuti kegiatan belajar di alam terbuka, mengamati ekosistem di lingkungan sekolah mereka.

Kegiatan ini dipandu langsung oleh guru kelas mereka, Krismarely, yang menginisiasi sebuah program inovasi. Program tersebut dinamakan "Pembelajaran Mendalam Berbasis Penyelidikan Ekosistem Sekolah", yang dirancang untuk mengintegrasikan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

Dalam pelaksanaannya, para siswa dibekali dengan buku catatan dan kaca pembesar (lup). Mereka ditugaskan untuk menyusuri taman sekolah dan mengamati secara saksama semak-semak serta berbagai makhluk hidup yang ada di dalamnya.

"Siswa mencatat jenis tanaman, serangga, dan perubahan-perubahan kecil yang mereka temukan," ungkap Krismarely.

Proses pembelajaran ini tidak hanya bergantung pada observasi manual. Pemanfaatan teknologi AI menjadi komponen kunci. 

"Ketika siswa menemukan objek yang tidak mereka kenali, mereka menggunakan sebuah aplikasi berbasis AI untuk memindai dan mengidentifikasi objek tersebut. Dengan demikian, setiap temuan di lapangan langsung diubah menjadi data dan pengetahuan baru," tutur Krismarely.

Menurut Krismarely, proses yang terlihat sederhana ini menghasilkan tiga dampak penting bagi siswa. Pertama, meningkatkan literasi sains melalui pengalaman belajar secara langsung. Kedua, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Ketiga, mengubah persepsi siswa bahwa teknologi AI bukanlah sesuatu yang menakutkan, melainkan alat bantu pembelajaran yang efektif dan menyenangkan.

"Pendidikan yang baik bukan hanya tentang mengisi kepala, tetapi juga membentuk hati. Ketika pengetahuan dipadukan dengan rasa peduli, maka pembelajaran itu akan tinggal bersama mereka seiring mereka tumbuh," tutupnya. (SABRIANOOR/y)