PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kabar membanggakan datang dari Divisi Sustainability PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk atau SSMS Group. Inovasi unggulan bertajuk Tree Adoption berhasil meraih Juara 1 dalam ajang Karya Inovasi Citra Borneo Indah atau BI Group 2025, sekaligus dinobatkan sebagai salah satu tim terbaik di kategori Supporting.

Atas prestasi tersebut, tim Gugus Tree Adoption akan mewakili perusahaan dalam ajang bergengsi Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional atau TKMPN atau XXIX yang akan digelar di Batam pada 24–29 November 2025.

Direktur Sustainability SSMS, Henky Satrio Wibowo, menjelaskan bahwa capaian ini menjadi bukti konkret dari komitmen perusahaan dalam mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG ke dalam seluruh aspek operasionalnya.

“Tree Adoption bukan sekadar proyek inovasi teknologi, tetapi bentuk nyata bagaimana SSMS berupaya menjaga hutan tetap hidup dengan pendekatan yang cerdas, kolaboratif, dan berkelanjutan,” kata Henky dalam rilisnya pada Jumat, 7 November 2025.

Henky menjelaskan, Tree Adoption hadir dari semangat untuk menjawab tantangan perlindungan hutan di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui sistem otomatisasi patroli hutan, program ini memungkinkan pemantauan kondisi pohon dan area konservasi dilakukan secara digital dan terintegrasi.

“Dengan data yang diperbarui secara berkala, tim di lapangan bisa mendeteksi perubahan lebih cepat. Langkah-langkah perlindungan dapat diambil secara tepat, efisien, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih dari sekadar memanfaatkan teknologi, program ini juga menekankan pemberdayaan masyarakat. Tree Adoption melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan SSMS dalam proses konservasi, serta membuka ruang bagi publik untuk ikut serta melalui program adopsi pohon.

“Kami ingin menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan. Melalui Tree Adoption, masyarakat dapat berpartisipasi langsung dalam menjaga kelestarian hutan,” tambah Henky.

Inovasi ini sejalan dengan komitmen keberlanjutan SSMS untuk terus mengimplementasikan kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE) dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Keberhasilan Tree Adoption menjadi motivasi bagi kami untuk terus melahirkan ide-ide inovatif yang membawa dampak positif, baik bagi lingkungan, sosial, maupun tata kelola perusahaan,” ujar Henky.

Henky berharap keikutsertaan Gugus Tree Adoption di ajang TKMPN XXIX nanti dapat menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain untuk mengedepankan inovasi berbasis ESG.

“Kami tidak hanya membawa nama SSMS, tetapi juga semangat Kalimantan Tengah untuk menunjukkan bahwa dari daerah pun bisa lahir solusi berkelas nasional untuk keberlanjutan,” tuturnya dengan optimistis. (TESTI PRISCILLA/H)