SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Anggota DPR RI Andina Thresia Narang dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalimantan Tengah terus memperjuangkan peningkatan jumlah penerima Program Indonesia Pintar (PIP) bagi pelajar kurang mampu di wilayahnya.

Politikus Partai Nasdem ini menilai bahwa bantuan pendidikan tersebut sangat penting untuk mendukung generasi muda dalam mewujudkan cita-citanya.

“Untuk PIP yang sudah diberikan kemarin itu sebanyak 300 penerima, dan saat ini sedang berjalan lagi 200 untuk siswa-siswa yang tidak mampu. Tujuannya agar mereka bisa lebih mudah mencapai mimpi mereka,” kata Andina Narang, Sabtu, November 2025.

Meskipun dirinya berada di Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informatika, namun ia tetap aktif memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait pendidikan yang menjadi ranah Komisi X DPR RI.

“Saya di Komisi I, sedangkan PIP itu di Komisi X. Karena itu saya harus berjuang lebih keras, menceritakan kondisi di lapangan dan membawa data lengkap mengenai daerah-daerah mana saja yang membutuhkan bantuan pendidikan,” ujarnya.

Andina menargetkan jumlah penerima Program Indonesia Pintar di Kalimantan Tengah bisa meningkat signifikan pada tahun depan.

“Tahun depan saya berharap jumlah penerima PIP bisa mencapai target saya, yaitu 2.000 siswa. Karena kita tahu banyak anak-anak di Kalimantan Tengah yang masih kesulitan biaya sekolah,” imbuhnya.

Ia menambahkan, semangat memperjuangkan pendidikan menjadi bagian dari komitmen Partai Nasdem untuk mendorong kemajuan generasi muda di Kalimantan Tengah.

Politisi muda asal Kalteng itu menegaskan akan terus berkoordinasi lintas komisi agar program bantuan pendidikan seperti PIP dapat tepat sasaran dan menjangkau lebih banyak pelajar. (DEWI PATMALASARI/R)