BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Di tengah upaya mewujudkan Kapuas Bahalap (Cantik) dan Bahijau (Hijau), sebuah inisiatif inspiratif datang dari skala rumah tangga.
Kediaman Ibu Estu Nerimah, yang terletak di Jalan Trans Kalimantan Karatak Taheta, Kelurahan Barimba, Kecamatan Kapuas Hilir, telah menjadi sorotan sebagai percontohan sukses dalam pemanfaatan pekarangan rumah secara optimal.
Tim Sambang Mitra Pariwisata Kapuas telah secara khusus menyambangi kediaman Ibu Estu. Kunjungan bertujuan untuk melihat langsung, mengapresiasi, dan mempromosikan praktik baik yang telah diterapkan sang pemilik rumah dalam mengubah pekarangannya menjadi oase hijau yang produktif dan indah.
Di lahan pekarangan tersebut, beragam tanaman hias ditata dengan apik, memberikan warna dan kesejukan. Tidak hanya itu, berbagai tanaman hortikultura lainnya juga tumbuh subur, membuktikan bahwa lahan terbatas di sekitar rumah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kebutuhan estetika sekaligus ketahanan pangan keluarga.
Keistimewaan pekarangan ini tidak berhenti di situ. Ibu Estu Nerimah juga menunjukkan kreativitas luar biasa dalam mengelola limbah rumah tangga.
"Berbagai barang bekas diolah kembali dan disulap menjadi elemen dekoratif serta wadah tanam yang fungsional, ditata rapi sehingga menambah nilai keasrian dan estetika halaman," tulis tim Mitra Pariwisata.
Hasilnya, pekarangan rumah Ibu Estu kini menjelma menjadi ruang yang tidak hanya cantik dan indah dipandang, tetapi juga sangat nyaman.
Perpaduan antara hijaunya tanaman dan penataan artistik barang daur ulang menciptakan suasana sejuk yang membuat rumah terasa lebih hidup.
Inisiatif ini dipandang sebagai langkah konkret pemanfaatan ruang hijau yang dimulai dari skala terkecil, yakni lingkungan rumah tangga.
Praktik baik ini diharapkan dapat menginspirasi warga lain untuk mewujudkan visi bersama "Kapuas Bahalap Kapuas Bahijau" sekaligus mendukung implementasi Sapta Pesona Kapuas (Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah Tamah, dan Kenangan). (SABRIANOOR)








