BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Bupati Kotawaringin Barat, Nurhidayah menyambut baik peluncuran lima unit bus baru jenis Sleeper Bus yang akan menambah layanan transportasi darat di Kota Pangkalan Bun.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati saat menghadiri kegiatan Launching & Handover lima unit Sleeper Bus kelas Grand Suite dan Family Suite milik PO Logos, yang berlangsung di Kantor PO Logos, Sabtu, 8 November 2025.
Menurut Bupati Nurhidayah hadirnya armada baru ini menjadi bukti bahwa sektor transportasi darat di Kabupaten Kobar terus berkembang dan diminati investor. Ia menilai hal ini merupakan indikator positif bagi iklim investasi di daerah.
“Tentu ini menunjukkan tren positif bagaimana perkembangan transportasi darat semakin baik. Ini juga menandakan iklim investasi di Kobar semakin baik,” ujarnya.
Keberadaan armada baru tersebut juga menunjukkan peran penting Kobar sebagai salah satu pusat transportasi darat di Kalimantan Tengah.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga keamanan dan kondusivitas daerah agar para investor semakin percaya untuk berinvestasi di Kobar.
“Kita tahu bahwa home base transportasi darat itu ada di Kobar. Maka ini harus kita jaga, keamanan dan kondusifan wilayah kita,” tegasnya.
Kabupaten Kotawaringin Barat, lanjut Bupati, memiliki posisi strategis sebagai wilayah transit bagi beberapa daerah lain di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Kondisi ini menjadi potensi besar bagi investor transportasi untuk mengembangkan usahanya di wilayah tersebut.
“Selamat kepada PO Logos atas armada barunya yang kini melayani rute sampai ke Kalimantan Selatan,” tambahnya.
Sementara itu, Owner PO Logos, Yudi Yunas menyampaikan bahwa penambahan lima unit Sleeper Bus ini merupakan langkah nyata pihaknya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Penambahan armada ini merupakan upaya kami memberikan pelayanan yang lebih nyaman dan aman bagi penumpang,” kata Yudi.
Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat terhadap layanan Sleeper Bus menjadi alasan utama penambahan armada baru. Sebelumnya, PO Logos hanya mengoperasikan dua unit bus jenis tersebut.
“Animo masyarakat sangat tinggi. Dari yang awalnya dua unit, sekarang kami tambah lima unit lagi. Semoga ini bisa menjadi pilihan masyarakat dalam bepergian,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yudi memastikan tarif Sleeper Bus tetap terjangkau, yakni hanya sekitar Rp50 ribu lebih tinggi dari tarif bus biasa.
Penambahan armada ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan penumpang, tetapi juga memperkuat peran Kobar sebagai pusat transportasi darat di Kalimantan. Pemerintah daerah akan terus mendorong terciptanya iklim investasi yang kondusif guna mendukung kemajuan sektor transportasi di wilayah tersebut. (DANANG/R)









