BORNEONEWS, Tamiang Layang – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Barito Timur menindaklanjuti informasi warga terkait tumpukan sampah yang berserakan di persimpangan jalan kawasan PT Bangun Nusantara Jaya Makmur (BNJM), Desa Didi, Sabtu, 8 November 2025.
Tumpukan sampah plastik dan sisa makanan di pinggir jalan itu sempat viral di media sosial dan menuai perhatian warganet karena dinilai mengganggu keindahan dan kebersihan lingkungan.
Kepala DLH Barito Timur, Mishael, mengatakan pihaknya langsung menurunkan tim pengawas untuk memeriksa kondisi di lapangan dan menelusuri sumber sampah tersebut.
“Kami sudah meninjau langsung lokasi dan sedang menelusuri sumber sampah itu. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan ada sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tuturnya.
Mishael menjelaskan bahwa di kawasan tersebut sebenarnya telah dipasang rambu larangan membuang sampah oleh pihak perusahaan. Karena itu, pihaknya akan memastikan apakah tumpukan itu berasal dari aktivitas perusahaan atau akibat ulah masyarakat yang tidak bertanggung jawab.
“Selasa mendatang kami akan memanggil pihak perusahaan untuk dimintai keterangan. Kami tidak ingin lokasi itu berubah menjadi tempat pembuangan sampah liar yang dapat mengganggu lingkungan sekitar,” tegasnya.
DLH juga berharap penanganan cepat terhadap tumpukan tersebut agar tidak menimbulkan bau tak sedap maupun potensi pencemaran yang lebih luas.
“Kami akan berkoordinasi dengan perusahaan dan pemerintah setempat untuk mencari solusi terbaik, termasuk kemungkinan penambahan fasilitas pengelolaan sampah di area itu,” kata Mishael.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih peduli menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Menjaga kebersihan bukan hanya tugas pemerintah atau perusahaan, tetapi tanggung jawab bersama. Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga kasus serupa tidak terulang,” tutupnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









