BORNEONEWS, Mamuju - Kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) menaruh harapan besar pada tiga atlet juniornya untuk mendulang medali emas pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur Percasi 2025 yang digelar di Mamuju, Sulawesi Barat. Meski persaingan diakui sangat berat, tim pelatih tetap optimistis dengan peluang para atlet muda ini.
Pelatih Kalteng, MI Amrullah Hasibuan, membeberkan bahwa ada tiga nama yang saat ini menjadi prospek utama peraih medali emas.
"Saat ini, pecatur kita yang memiliki peluang terbesar meraih medali emas adalah Rafa Firjatullah di kelas usia 15 tahun (Junior C), Mikhael di kelas 10 tahun putra (Junior F), dan Bellvania di kelas 10 tahun putri (Junior F)," ungkap Amrullah kepada Borneonews, Minggu, 9 November 2025.
Pada hasil babak pertama, dua dari tiga andalan tersebut berhasil memulai turnamen dengan langkah positif. Mikhael dan Bellvania sama-sama sukses meraih kemenangan atas lawan-lawannya.
Sementara itu, Rafa Firjatullah bermain remis (imbang). Amrullah menambahkan, pecatur Kalteng lainnya juga masih berpeluang mengejar medali perak.
Amrullah juga menyoroti tantangan yang dihadapinya sebagai pelatih di lapangan. Salah satu kendala utama adalah regulasi yang membatasi interaksi pelatih dengan atlet selama pertandingan berlangsung.
"Kendalanya, pelatih tidak diperkenankan memantau secara langsung pemain yang sedang bertanding. Ini sedikit menyulitkan kami untuk memberi evaluasi teknis secara instan," tuturnya.
Kontingen Kalteng yang berlaga di Mamuju berkekuatan total 19 orang, terdiri dari 15 atlet, 2 ofisial, dan 1 pelatih. Kehadiran Ketua Percasi Kalteng yang turut serta mendampingi juga disebut menambah semangat tanding para atlet di lapangan.
Lebih lanjut, Amrullah mengapresiasi dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalteng.
"Pak Gubernur sangat peduli dengan atlet. Beliau memberikan semangat dan bantuan. Kami juga dilepas dan makan siang bersama di Rujab, ini menambah semangat atlet karena merasa dihargai layaknya keluarga," pungkasnya. (SABRIANOOR/j)









