BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor dan pengecer besar beras di Kota Palangka Raya. Langkah ini dilakukan guna menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang akhir tahun.
Menurut Plt Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalteng, Agus Candra, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengawasan Badan Pangan Nasional dan Tim Satgas Pangan Kalteng yang dilakukan pada 23 Oktober 2025. Selain itu, sidak juga menindaklanjuti surat teguran Disdagperin terkait harga eceran tertinggi (HET) beras.
“Kami ingin memastikan bahwa harga beras di pasaran tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ada pihak yang mengambil keuntungan berlebih dengan menaikkan harga di luar batas HET,” ungkapnya seperti dikutip Borneonews pada Minggu, 9 November 2025.
Agus menyampaikan bahwa dalam kegiatan tersebut, tim gabungan juga menghimpun data harga perolehan dari produsen serta menelusuri kendala dalam rantai distribusi. Langkah ini penting untuk mengetahui penyebab fluktuasi harga.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi lintas sektor bersama aparat penegak hukum untuk menindak pelaku pelanggaran harga. Pemerintah juga terus memantau ketersediaan stok di pasaran.
Sidak ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjaga kestabilan pasokan dan harga beras agar kebutuhan masyarakat tetap aman. (HERMAWAN DP/Y)
Pemprov Kalteng Gencarkan Sidak Beras, Pastikan Harga Tetap Sesuai HET
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Pemprov Kalteng Salurkan Masker dan Vitamin untuk Masyarakat Terdampak Karhutla
Pemprov Kalteng Gelar Istighosah dan Doa Bersama Hadapi Karhutla
Pengemudi Ojol Tetap Beraktivitas di Tengah Kabut Asap, Pemprov Kalteng Salurkan Masker
Pemprov Kalteng Salurkan Bantuan Pangan Pengemudi Ojol
Tekan Dampak Karhutla, Pemprov Kalteng Bagikan Masker KN95 dan Multivitamin
Pemprov Kalteng Terus Salurkan Paket Bantuan Pangan
Komentar (0)
Memuat komentar…







