SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu, 9 November 2025, menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik wilayah Sampit dan sekitarnya.

Di Jalan Panjaitan, tepatnya dekat Jalan Delima 10, sebuah pohon tumbang diterpa angin kencang sebelum hujan deras mengguyur. Pohon tersebut roboh melintang di badan jalan, namun menyisakan sedikit ruang seperti terowongan yang hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

“Pohon itu sudah tua, jadi wajar saja tumbang waktu angin kencang tadi. Untungnya tidak ada korban,” ujar Junaidi, warga sekitar.

Beberapa pengendara sepeda motor tampak nekat menerobos di bawah batang pohon yang tumbang itu.

Kejadian serupa juga dilaporkan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Sebabi. Seorang warga, Tiwi, mengatakan ia melihat langsung pohon besar tumbang dan menimpa kabel diduga kabel listrik.

“Kabelnya sampai jatuh melintang di jalan. Warga ramai-ramai bantu evakuasi, ada yang ngatur lalu lintas juga,” tutur Tiwi.

Agar kendaraan tetap bisa melintas, warga mengganjal kabel yang melintang menggunakan ranting setinggi sekitar tiga meter sehingga kendaraan besar dapat melewatinya dengan hati-hati.

Sementara itu di Jalan HM Arsyad, tepatnya di dekat SPBU Bundaran KB, juga terjadi pohon tumbang yang menutup sebagian badan jalan. Sejumlah pengendara terpaksa memperlambat laju kendaraan, menyebabkan arus lalu lintas tersendat.

“Tadi sempat macet karena pohon besar menutupi jalan,” kata Sapto, warga yang melintas di lokasi.

Hujan lebat disertai angin kencang ini merupakan yang kedua dalam sepekan terakhir di wilayah Kotim. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk pohon tumbang, papan reklame roboh, dan sambaran petir yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (DEWI PATMALASARI/y)