PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Fenomena banjir rob kembali melanda wilayah Kecamatan Kahayan Kuala akibat hujan disertai angin kencang yang terjadi pada Selasa dini hari, 11 November 2025. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kondisi ini menjadi perhatian serius mengingat wilayah pesisir tersebut memang rawan terdampak air pasang.

Camat Kahayan Kuala, M Daulai, mengatakan bahwa banjir rob di wilayahnya merupakan kejadian yang biasanya muncul pada periode November hingga Januari. Menurutnya, kenaikan air pasang yang terjadi kali ini berlangsung tidak terlalu lama.

“Memang biasa terjadi di bulan November sampai Desember, kadang bisa sampai Januari. Air pasang atau banjir rob ini biasanya hanya berlangsung 1 sampai 2 jam dan kemudian surut kembali,” jelas Daulai.

Ia menambahkan, dari kejadian tersebut tidak ada laporan kerugian maupun korban jiwa. Namun demikian, kondisi cuaca yang disertai angin kencang menjadi faktor yang perlu diwaspadai oleh masyarakat.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Tapi air pasang disertai angin ribut, jadi kita tetap harus berhati-hati,” ujar Daulai. 

Daulai mengimbau warga Kahayan Kuala dan sekitarnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kenaikan air pasang. Ia meminta masyarakat lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas pada jam pasang tertinggi.

Selain itu, warga diminta mengamankan barang-barang berharga serta perangkat elektronik dengan menempatkannya di lokasi yang lebih tinggi. Termasuk perhatian terhadap instalasi listrik untuk menghindari risiko korsleting.

Pihak kecamatan juga terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan aparat terkait untuk memantau perkembangan situasi. “Kami berharap masyarakat tetap tenang namun tidak lengah. Waspada dan siap siaga adalah yang utama,” tutup Daulai. (RETHA/j)