BORNEONEWS, Tamiang Layang – Bupati Barito Timur, M Yamin, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Festival Danau Dayu 2025 di Kecamatan Karusen Janang, Senin, 10 November 2025.
Penutupan festival ditandai dengan penyerahan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang lomba, yang berlangsung meriah dan penuh keakraban di area objek wisata Danau Dayu.
Acara penutupan turut dihadiri oleh Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Tengah, Perwira Penghubung Kodim 1012 Buntok, Ketua Karang Taruna Kabupaten Barito Timur, Kabid Pariwisata Disbudparpora Barito Timur, Kapolsek Dusun Tengah, Camat Karusen Janang, sejumlah kepala desa, serta tamu undangan lainnya.
Usai acara, seluruh undangan menikmati momen kebersamaan dengan makan bersama di tepi danau yang menjadi ikon wisata desa tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Barito Timur menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan festival yang untuk pertama kalinya digelar secara besar di kawasan Danau Dayu. Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi salah satu agenda unggulan pariwisata daerah.
“Kita berharap Festival Danau Dayu yang dimulai tahun ini terus dilaksanakan setiap tahun, sehingga menjadi objek wisata yang bisa menghasilkan pendapatan daerah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi hiburan bagi masyarakat yang tentu membutuhkan ruang rekreasi di sela kesibukan sehari-hari,” ujar Yamin.
Bupati menambahkan, Pemkab Barito Timur tengah berupaya mendorong pengembangan sektor pariwisata lokal sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, Karang Taruna dan masyarakat setempat menjadi kunci agar Danau Dayu benar-benar berkembang sebagai destinasi wisata unggulan.
“Danau Dayu sudah kita canangkan sebagai daerah pariwisata, dan kita sangat berterima kasih kepada teman-teman Karang Taruna yang telah berupaya dengan berbagai cara untuk mendukung kegiatan ini. Harapan kami, Festival Danau Dayu dapat menjadi kalender tahunan dan mampu melahirkan insan berprestasi di berbagai bidang,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dayu, Erto, dalam laporannya menyebutkan bahwa festival tahun ini menampilkan empat jenis lomba, yaitu lomba dayung putra dan putri, lomba fotografi, lomba vlog serta lomba menulis artikel pariwisata.
“Festival ini diadakan selama tiga hari, dan hari ini merupakan puncaknya yang bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan sekaligus peresmian objek wisata Danau Dayu,” jelasnya.
Dengan penutupan yang hangat dan penuh semangat kebersamaan itu, Festival Danau Dayu 2025 bukan hanya menandai lahirnya tradisi baru dalam dunia pariwisata Barito Timur, tetapi juga menjadi simbol semangat masyarakat setempat untuk terus berkarya dan memajukan potensi daerahnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)









