PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Kalimantan Tengah, Alfin Syahrin mengajak masyarakat untuk lebih tertib dalam berlalu lintas. Ajakan ini disampaikan demi menekan angka kecelakaan di Bumi Tambun Bungai.

Dari data yang mereka kantongi, angka kecelakaan masih tinggi. Jasa Raharja sendiri tidak hanya berperan memberikan santunan bagi korban kecelakaan, tapi juga ikut aktif mengedukasi pentingnya keselamatan berlalu lintas. 

“Kampanye keselamatan terus kita sampaikan, baik secara langsung maupun melalui media digital, media sosial dan lainnya,” ujar Alfin Syahrin didampingi Kepala Unit Operasional dan Humas, Mangandar dalam kegiatan silaturahmi bersama insan pers, Senin, 10 Novermber 2025. 

Dalam upaya tersebut, pihaknya juga melibatkan pengajar peduli keselamatan berlalu lintas atau PPKL, sebagai bentuk edukasi berkelanjutan, terutama bagi kalangan pelajar. Sebab, kata dia, sebagai besar dari jumlah korban kecelakaan lalu lintas juga melibatkan pelajar. 

“Oleh sebab itu, kami terus berupaya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas sejak dini,” paparnya. 

Selain memberikan edukasi, Jasa Raharja Kalteng juga aktif mengidentifikasi titik-titik rawan kecelakaan serta mencari tahu penyebabnya. Dari hasil analisis tersebut, pihaknya dapat menyusun langkah konkret untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan di berbagai wilayah.

Sementara itu, menjelang akhir tahun, Jasa Raharja Kalteng mulai mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi peningkatan arus lalu lintas selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2026. Ada 30 personel siap diterjunkan dan disebar di berbagai kabupaten dan kota di Kalteng untuk mendukung kelancaran lalu lintas bersama pihak kepolisian dan instansi terkait.

“(Secara detail), kami akan rapatkan bersama kepolisian dan pihak terkait. Biasanya, kami akan mengaktifkan posko di titik-titik strategis pada ruas jalan utama,” ujarnya.

Alfin berharap, dengan berbagai langkah dan kolaborasi yang dilakukan, kesadaran masyarakat terhadap keselamatan di jalan semakin meningkat.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya patuh terhadap aturan, tetapi juga menjadi pelopor dalam menciptakan budaya tertib dan aman berlalu lintas di Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (BUDI/y)