BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat ekonomi wilayah Kalimantan tumbuh positif pada triwulan III-2025, baik secara triwulanan (q-to-q), tahunan (y-on-y), maupun kumulatif (c-to-c). Kepala BPS Kalimantan Tengah, Agnes Widiastuti, menyebut perekonomian Kalimantan secara keseluruhan tumbuh 1,45 persen (q-to-q), 4,70 persen (y-on-y), dan 4,66 persen (c-to-c).
Dari lima provinsi di Kalimantan, Kalimantan Tengah mencatat pertumbuhan tertinggi secara tahunan, yakni 5,36 persen (y-on-y).
“Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, terutama industri pengolahan, transportasi, dan perdagangan,” kata Agnes pada Selasa, 11 November 2025.
Secara triwulanan, Kalimantan Selatan menjadi provinsi dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 3,23 persen, sementara Kalimantan Tengah tumbuh 1,60 persen. Adapun secara kumulatif, Kalimantan Barat menempati posisi tertinggi dengan 5,30 persen, dan Kalimantan Tengah berada di urutan ketiga dengan 4,80 persen.
Agnes menambahkan, kontribusi wilayah Kalimantan terhadap perekonomian nasional mencapai 8,02 persen, dengan Kalimantan Timur mendominasi sebesar 45,61 persen, disusul Kalimantan Barat (17,29 persen), Kalimantan Selatan (16,47 persen), Kalimantan Tengah (12,48 persen), dan Kalimantan Utara (8,16 persen).
“Kontribusi Kalteng sebesar 12,48 persen menunjukkan peran penting provinsi ini dalam menopang perekonomian Kalimantan,” tegas Agnes. (TESTI PRISCILLA/y)









