PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Setelah sukses menggelar pelatihan bagi 41 guru PJOK di Kabupaten Kotawaringin Barat, Pengurus Provinsi PKSI Kalimantan Tengah kini mematok target lebih tinggi: menjadikan Korfball sebagai salah satu cabang olahraga unggulan dalam Pekan Olahraga Provinsi atau Porprov XIII di Pangkalan Bun.

Ketua PKSI Kalteng, Nopri Setiawan, menilai pembinaan atlet dari sekolah akan menjadi fondasi kuat bagi lahirnya generasi atlet berprestasi.

“Pembinaan harus dimulai sejak dini. Kami ingin Korfball menjadi olahraga yang diminati pelajar dan menjadi kebanggaan Kalteng di kancah nasional,” ujarnya pada Selasa, 11 November 2025.

Ia menyebut, pelatihan di Kobar menjadi bagian penting dari rangkaian pembinaan berjenjang yang dilakukan Pengprov PKSI di sejumlah kabupaten. Kegiatan itu juga menjadi ajang memotivasi pengurus cabang agar aktif melakukan sosialisasi dan pembinaan atlet lokal.

Pelatih nasional Imanuel M. Tanasela yang menjadi pemateri dalam pelatihan tersebut menyebut semangat peserta di Kalteng sangat luar biasa.

“Guru-guru di sini cepat belajar dan antusias. Kalau dibina dengan benar, dua tahun lagi Kalteng bisa jadi daerah basis Korfball di Indonesia,” tuturnya.

Sementara Pengcab PKSI Kotawaringin Barat menyatakan kesiapan untuk memperkuat pembinaan dengan melibatkan sekolah-sekolah. Mereka optimistis hasil dari pelatihan ini dapat segera diterapkan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan pembinaan atlet muda.

Dengan dukungan KONI dan pemerintah daerah, PKSI Kalteng berharap Korfball dapat segera menjadi salah satu cabang unggulan yang membawa nama baik Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

“Kami ingin membuktikan bahwa olahraga baru ini bisa tumbuh besar dari sekolah-sekolah di daerah,” pungkas Nopri. (TESTI PRISCILLA/j)