PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menunjukkan tren positif di tahun 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, IPM Kalteng mencapai 74,86, meningkat 0,58 poin atau 0,78 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,28. Kenaikan ini menjadi kabar baik bagi pembangunan sumber daya manusia di provinsi Kalteng.

Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, menyambut baik peningkatan IPM ini. Ia berharap, kenaikan tersebut dapat berdampak signifikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kalteng.

Menurutnya, IPM merupakan indikator penting yang menggambarkan kualitas hidup masyarakat di suatu daerah.

"Kenaikan IPM ini tentu menggembirakan. Kita berharap, dengan meningkatnya IPM, kesejahteraan masyarakat Kalteng juga akan semakin meningkat," ujar Sugiyarto, Rabu, 12 November 2025.

Ia menambahkan, peningkatan IPM menunjukkan bahwa kualitas sumber daya manusia di Kalteng semakin membaik.

Sugiyarto menjelaskan, IPM diukur berdasarkan tiga dimensi utama, yaitu kesehatan, pendidikan, dan standar hidup layak. Peningkatan pada salah satu atau ketiga dimensi tersebut akan berdampak positif pada peningkatan IPM secara keseluruhan.

Lebih lanjut, Sugiyarto berharap, Pemprov Kalteng dapat terus berupaya meningkatkan IPM melalui berbagai program dan kebijakan yang tepat sasaran. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalteng.

Dengan meningkatnya IPM, diharapkan Kalteng dapat menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.

"Hal ini juga akan berdampak positif pada peningkatan daya saing daerah di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (PATHUR/H)