KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Prestasi membanggakan diraih oleh perwakilan dari Kabupaten Kapuas dalam ajang Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2025.

Heni Mariati berhasil meraih Peringkat I dengan predikat "Sangat Memuaskan" pada penutupan pelatihan yang digelar di Aula Kampus I Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru, Rabu, 12 Novemebr 2025.

Prestasi ini menempatkan Heni Mariati, yang menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kapuas, sebagai peserta terbaik di antara 40 peserta lainnya.

Pelatihan ini diikuti oleh aparatur pemerintah dari berbagai instansi di lingkup pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah.

Keberhasilan Heni Mariati tidak terlepas dari proyek aksi perubahan yang diusungnya. Ia menggagas judul "Peningkatan Capaian Kinerja Jalan Kabupaten Kondisi Mantap melalui Implementasi 'Kapuas Karatak Bahalap' sebagai Penguatan Sistem Perencanaan, Monitoring, dan Koordinasi pada Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Kapuas."

Proyek ini dinilai sebagai inovasi yang fokus pada sistem terintegrasi dan berbasis data untuk pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Kegiatan PKA Angkatan III ini berlangsung selama kurang lebih empat bulan, dimulai sejak 10 Juli hingga 12 November 2025.

Acara penutupan dipimpin secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Dinansyah.

Dalam sambutannya, Dinansyah menyampaikan apresiasi atas komitmen seluruh peserta. Ia menekankan bahwa PKA merupakan wahana penting untuk membentuk pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, dan memiliki semangat perubahan. 

"ASN dituntut tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus mampu menjadi agen transformasi dan inovasi di lingkungan kerja," ujarnya.

Sementara itu, Heni Mariati mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian yang diraih. "Pelatihan ini memberikan banyak pengalaman dan wawasan tentang manajemen perubahan serta kepemimpinan adaptif. Saya berkomitmen untuk menerapkan hasil pembelajaran ini dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik di daerah saya," ungkap Heni.

Dengan berakhirnya PKA Angkatan III ini, BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas aparatur melalui pelatihan inovatif dan berorientasi hasil.

Diharapkan, para lulusan dapat menjadi agen perubahan (change leader) yang adaptif dan kolaboratif, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional dan transparan di Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah. (SABRIANOOR/R)