PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, secara resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kalteng periode 2025-2030. Pelantikan ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi perkembangan masjid dan kegiatan keagamaan di seluruh Kalimantan Tengah.

Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menyampaikan harapannya agar di bawah kepemimpinan Agustiar Sabran, DMI Kalteng dapat mengayomi semua agama dan tempat ibadah yang ada di Kalimantan Tengah.

Hal ini penting untuk menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama di wilayah Kalteng.

"Saya rasa paling penting sekarang adalah merawat keberagaman, kebersamaan, dan keharmonisan seluruh umat di Kalteng," ujar Junaidi, Kamis, 13 November 2025.

Sekertaris DPD Demokrat Kalteng ini menekankan pentingnya toleransi dan saling menghormati antar umat beragama sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis.

Sebagai Ketua DMI Kalteng, Agustiar Sabran diharapkan dapat merumuskan program-program yang inklusif dan bermanfaat bagi seluruh umat beragama di Kalimantan Tengah.

Program-program tersebut dapat mencakup kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.

Selain itu, Agustiar Sabran juga diharapkan dapat menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan tokoh masyarakat, untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan agama dan kebudayaan di Kalimantan Tengah.

Dengan kepemimpinan yang kuat dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan DMI Kalteng dapat menjadi motor penggerak dalam mewujudkan Kalimantan Tengah yang lebih religius, toleran, dan sejahtera.

"Keberagaman yang ada harus dijaga dan dirawat sebagai kekayaan yang tak ternilai harganya, sehingga Kalimantan Tengah dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kerukunan antar umat beragama," pungkasnya. (PATHUR/Y)