BORNEONEWS, Sampit - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berupaya mewujudkan program "Sampit Terang" dengan melakukan perbaikan dan penambahan penerangan jalan umum (PJU), khususnya di fasilitas-fasilitas umum.
Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya fokus pada pemeliharaan PJU di fasilitas umum yang menjadi kewenangan Dishub.
"Saat ini kami melakukan peliharaan PJU di fasilitas-fasilitas umum. Ini dilakukan secara bertahap di semua fasilitas yang menjadi kewenangan Dishub," kata Raihansyah di Sampit, Kamis, 13 November 2025.
Program Sampit Terang merupakan salah satu program unggulan Bupati Halikinnor dan Wakil Bupati Irawati. Dishub Kotim menyambut baik program ini dengan meningkatkan PJU di berbagai lokasi.
Sebelumnya, Dishub telah menyelesaikan pembangunan PJU di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Jalan yang sebelumnya gelap kini menjadi terang benderang, memberikan kenyamanan bagi pengendara.
Dalam beberapa hari terakhir, Dishub Kotim juga melakukan pemeliharaan PJU di sejumlah fasilitas umum, seperti kawasan Dermaga Habaring Hurung dan Taman Kota Sampit. Raihansyah bahkan turun langsung bersama jajarannya untuk memastikan pemeliharaan berjalan lancar.
"Kami sudah mendata titik-titik yang akan dipasang maupun ditingkatkan PJU-nya. Ini menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah," ujarnya.
Menanggapi aspirasi masyarakat terkait pembangunan PJU di Jalan Kapten Mulyono, Raihansyah menyatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi perhatian pemerintah daerah dan diharapkan dapat direalisasikan pada tahun 2026.
Dishub Kotim berencana mengusulkan penggunaan PJU tenaga surya di Jalan Kapten Mulyono. Selain praktis dan menggunakan teknologi terkini, penggunaan tenaga surya juga dapat mengurangi beban keuangan daerah karena tidak perlu membayar tagihan listrik setiap bulan.
"Untuk di Jalan Kapten Mulyono itu, perlu kurang lebih 90 sampai 100 titik PJU. Biayanya sekitar Rp35 juta per unit untuk PJU tenaga surya dengan kualitas baik. Itu sudah termasuk pajak dan lainnya,” tambahnya.
Sebagai langkah sementara, Dishub Kotim juga memasang lampu hias hemat energi di sejumlah pohon di Jalan Kapten Mulyono. Selain menambah penerangan, langkah ini juga mempercantik pemandangan dengan lampu warna-warni.
"Penerangan ini penting untuk keamanan dan kenyamanan pengendara di malam hari. Semua kita programkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah kita," demikian Raihansyah. (DEVIANA/j)









