BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Insiden tragis yang merenggut dua korban jiwa dilaporkan terjadi di jalan poros Desa Warnasari, Kecamatan Tamban Catur, Kabupaten Kapuas, Kamis, 13 November 2025. Sebuah kecelakaan fatal melibatkan alat berat ekskavator dan sebuah kendaraan bermotor, mengakibatkan seorang ibu dan anaknya meninggal dunia secara mengenaskan di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari jaringan relawan rescue Kapuas, kecelakaan tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Korban tewas merupakan pengendara sepeda motor, yakni seorang ibu dan anak yang seketika tewas terlindas alat berat. Kabar duka ini dengan cepat menyebar di kalangan warga dan petugas relawan di wilayah tersebut.
Adi, salah satu warga yang menginformasikan kejadian tersebut melalui jaringan relawan, membenarkan kondisi korban.
"Dari informasi yang kami dapat, korban telah meninggal dunia," ungkapnya.
Kondisi korban yang parah membuat warga setempat panik dan histeris saat pertama kali melihat insiden tersebut.
Rekaman video yang beredar pasca kejadian menunjukkan situasi yang mencekam. Korban terlihat masih berada di bawah salah satu ban ekskavator bersama motornya dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, dan darah terlihat berceceran di sekitar lokasi. Pemandangan ini sontak menimbulkan kepanikan hebat di antara warga yang berkerumun.
Pihak kepolisian dari Polres Kapuas telah membenarkan adanya insiden kecelakaan maut ini. Kasi Humas Polres Kapuas, Iptu Suroto, menyatakan bahwa personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) telah diterjunkan segera setelah menerima laporan.
"Untuk sementara, dari info yang kami terima dari pihak Satantas di lokasi, kejadian tersebut memang benar. Mereka mendatangi ke lokasi untuk olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," jelas Iptu Suroto.
Terkait kronologi detail dan penyebab pasti kecelakaan, Iptu Suroto menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian setempat. (SABRIANOOR/j)









