JAKARTA –

BORNEONEWS, Banjarmasin  - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat peningkatan signifikan pada kinerja operasional di wilayah Sub Regional Kalimantan hingga Triwulan III Tahun 2025.

Direktur Utama Pelindo Arif Suhartono dalam keterangannya di Banjarmasin, Kamis, 13 November 2025 mengatakan, pencapaian tersebut menjadi bukti kelancaran arus logistik nasional untuk peti kemas, barang, maupun penumpang yang semakin efisien dan berdaya saing.

“Kinerja positif Sub Regional Kalimantan mencerminkan sinergi yang kuat antara pelayanan, operasional, dan manajemen pelabuhan. Peningkatan arus peti kemas, barang, dan penumpang menjadi bukti kelancaran logistik nasional yang semakin baik,” ujar Arif.

Berdasarkan data Pelindo hingga Triwulan III 2025, Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan mencatat pertumbuhan pada seluruh indikator utama.

Arus kapal mencapai 48,6 ribu unit atau 107 persen dari Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) atau tumbuh sekitar 112 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy).

Sementara arus kapal berdasarkan Gross Ton (GT) tercatat 132 juta GT atau 105 persen dari RKAP, meningkat 109 persen secara tahunan.

Arus peti kemas juga mengalami kenaikan menjadi 527 ribu TEUs, atau 102 persen dari RKAP, tumbuh 106 persen (yoy). Arus penumpang turut mencatat tren positif dengan 737,4 ribu orang atau tumbuh 101 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Arif sempat meninjau Pelabuhan Banjarmasin yang didampingi Executive Director 3 Pelindo Daru Wicaksono Julianto dan Sub Regional Head Kalimantan Sugiono, guna memastikan kesiapan operasional dan infrastruktur pelabuhan sekaligus memperkuat sinergi lintas cabang guna menjaga kelancaran arus logistik di wilayah kerja Kalimantan.

Executive Director 3 Pelindo Daru Wicaksono Julianto mengungkapkan pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur operasional di lapangan.

“Kami memastikan seluruh pelabuhan di Kalimantan terus memberikan pelayanan terbaik agar arus kapal, barang, dan penumpang berjalan lancar. Sinergi antar unit operasional menjadi kunci menjaga stabilitas dan efisiensi kinerja,” ucap Daru.

Sementara itu, Sub Regional Head Kalimantan Sugiono menambahkan koordinasi lintas pelabuhan di wilayah Kalimantan menjadi faktor penting untuk mendukung pertumbuhan tersebut.

“Pelabuhan Trisakti, Kotabaru, Batulicin, Sampit, dan Kumai berperan aktif memperlancar pergerakan logistik dan mobilitas masyarakat dengan meningkatkan kualitas pelayanan yang mengedepankan aspek keselamatan dan keberlanjutan operasional,” tutur Sugiono.

Dengan tren kinerja yang terus meningkat, Pelindo optimistis pelabuhan di wilayah Sub Regional Kalimantan akan menjadi pusat logistik strategis nasional.

Capaian ini sekaligus memperkuat visi perusahaan sebagai pemimpin ekosistem maritim terintegrasi dan berkelas dunia, serta berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

ANTARA