BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melakukan langkah strategis dengan menjalin kerjasama bersama Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas PGRI Palangka Raya.
Penandatanganan perjanjian kerjasama ini menandai komitmen bersama dalam meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan bencana di wilayah Palangka Raya.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat sistem penanggulangan bencana di kota tersebut.
"Kegiatan ini adalah salah satu upaya untuk meningkatkan pencegahan dan penanggulangan bencana di Palangka Raya," ujarnya, Jumat, 14 November 2025.
Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek penanggulangan bencana.
Melalui kolaborasi dengan akademisi dan praktisi dari FISIP Universitas PGRI Palangka Raya, BPBD dapat memanfaatkan pengetahuan dan keahlian yang ada untuk mengembangkan strategi yang lebih efektif dan inovatif.
Beberapa area fokus kerjasama ini meliputi peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pengembangan sistem informasi dan komunikasi bencana, serta peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam penanggulangan bencana.
Selain itu, kerjasama ini juga akan mendorong penelitian dan pengembangan di bidang penanggulangan bencana yang relevan dengan kondisi lokal.
Hendrikus Satria Budi menambahkan bahwa kerjasama ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi antara BPBD dengan berbagai pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, sektor swasta, dan masyarakat umum.
Dengan sinergi yang kuat, diharapkan penanggulangan bencana di Palangka Raya dapat dilakukan secara lebih terpadu dan efektif.
Penandatanganan perjanjian kerjasama ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan ketahanan Kota Palangka Raya terhadap berbagai potensi bencana.
"Melalui kolaborasi yang erat antara BPBD dan FISIP Universitas PGRI Palangka Raya, diharapkan masyarakat dapat lebih terlindungi dan siap menghadapi tantangan bencana di masa depan," pungkasnya. (PATHUR/Y)









