PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, bersama peserta Kursus Pimpinan Pemerintahan Daerah (KPPD) Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) Batch II, mengikuti serangkaian kegiatan kursus dan tour di National University of Singapore (NUS).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan para pemimpin daerah dalam berbagai aspek pemerintahan dan pembangunan.

Dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu universitas terbaik di Asia tersebut, para peserta KPPD Lemhannas RI Batch II mendapatkan berbagai materi dan studi kasus yang relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi oleh pemerintah daerah di Indonesia.

Selain itu, para peserta juga berkesempatan untuk berinteraksi dengan para ahli dan praktisi di bidang pemerintahan dan pembangunan dari berbagai negara.

Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan bahwa salah satu materi yang dipelajari dalam kegiatan tersebut adalah tentang Pelajaran dari Ottoman. Materi ini memberikan wawasan tentang sejarah, budaya, dan sistem pemerintahan Kekaisaran Ottoman, serta relevansinya dengan konteks pemerintahan modern.

"Pelajaran dari Ottoman ini sangat menarik dan relevan dengan tantangan yang kita hadapi saat ini. Kita dapat belajar dari keberhasilan dan kegagalan mereka dalam membangun dan mengelola sebuah negara yang besar dan beragam," ujar Fairid Naparin, katanya, Jumat, 14 November 2025.

Selain materi tentang Pelajaran dari Ottoman, para peserta KPPD Lemhannas RI Batch II juga mendapatkan materi tentang berbagai topik lainnya, seperti tata kelola pemerintahan yang baik, pembangunan ekonomi berkelanjutan, pengelolaan sumber daya alam, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Kegiatan kursus dan tour di NUS ini diharapkan dapat memberikan bekal yang berharga bagi kami para pemimpin daerah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kami," pungkasnya. (PATHUR/Y)