NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar pelatihan koperasi yang fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan penguatan sistem e-koperasi.

Pendidikan dan Latihan Perkoperasian serta Kegiatan Pemberdayaan dan Perlindungan Koperasi ini dibuka oleh Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, di Aula Badan Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKPD) Lamandau.

Bupati Rizky Aditya Putra mengakui bahwa koperasi di Lamandau masih menghadapi berbagai masalah, seperti konflik internal, kurangnya transparansi, dan rendahnya pemahaman anggota. 

"Kita tidak bisa menutup mata terhadap permasalahan koperasi yang ada di wilayah Kabupaten Lamandau," ujarnya.

Untuk itu, pelatihan ini diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kapasitas pengurus, pengawas, dan anggota koperasi.

"Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di koperasi masing-masing," kata Bupati.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan dan Perindustrian, Penyang, menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai prinsip dan praktik perkoperasian, memperkuat kemampuan penyusunan laporan koperasi melalui sistem e-koperasi, serta mendorong pengembangan SDM koperasi yang profesional dan berdaya saing.

"Intinya, kegiatan ini untuk meningkatkan pemahaman perkoperasian, memperkuat pelaporan e-koperasi, dan mendorong SDM koperasi yang profesional," jelas Penyang. (NATALIA KRISTIN/j)