PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan Kota Palangka Raya. Isnawati Diah, Kepala SMP Islam Darussalam Palangka Raya, terpilih sebagai salah satu dari 60 peserta terbaik se-Indonesia yang menerima Beasiswa Pelatihan Teknis Non Gelar Program Pengembangan Profesional dalam Literacy, Teaching, Reading and Writing.

Program ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen).

Beasiswa bergengsi ini menarik minat tinggi dari kalangan pendidik di seluruh Indonesia, dengan total 622 pendaftar.

Syarat utama bagi peserta adalah memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor minimal TOEFL ITP 450, TOEFL IBT 45, IELTS 5.0, Duolingo English Test 75, atau English Score 290.

Isnawati Diah mengungkapkan bahwa proses seleksi yang ia lalui sangat ketat dan menantang, mulai dari tahap seleksi administrasi hingga wawancara.

"Salah satu tantangan terbesar adalah menulis esai berbahasa Inggris. Melalui esai tersebut, kami harus meyakinkan penyeleksi tentang pentingnya peran kita sebagai calon penerima beasiswa dan layak untuk dipilih," ujarnya.

Ia melanjutkan, seleksi wawancara menjadi tantangan yang lebih luar biasa karena seluruh interaksi dan jawaban harus disampaikan sepenuhnya dalam Bahasa Inggris.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, menyampaikan apresiasi kepada LPDP dan Cambridge University atas kesempatan emas ini.

Keberhasilan Isnawati Diah meraih beasiswa ini diharapkan dapat memotivasi para pendidik lainnya di Kota Palangka Raya untuk terus meningkatkan kompetensi dan kualitas diri, serta membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di daerah tersebut.

"Kami meyakini bahwa beasiswa ini akan memberikan ilmu dan pengalaman yang tak ternilai. Kami berharap Isnawati Diah akan menjadi motor penggerak dan mentor, menularkan inovasi dan standar global yang didapatkan dari Cambridge University kepada seluruh rekan guru di Kota Palangka Raya," tegasnya. (PATHUR/y)