BORNEONEWS, Banjarmasin - Seorang remaja pria berusia 13 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah tersengat aliran listrik di Komplek Griya Permata, Handil Bakti, Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Sabtu, 15 November 2025.
Peristiwa tragis ini dilaporkan kepada pihak relawan sekitar pukul 11.50 Wita, dan korban ditemukan tak berdaya di dalam parit berair di lokasi kejadian. Korban diketahui bernama Gusti Andika, yang merupakan warga Teluk Dalam, Banjarmasin.
Menurut keterangan yang diterima oleh tim relawan evakuasi dari saksi yang merupakan teman korban, kejadian bermula ketika korban dan temannya sedang memancing di sekitar area tersebut. Warga sekitar menjadi pihak pertama yang menginformasikan adanya pria yang tidak berdaya di parit.
Salah satu relawan, Halim, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan yang mereka peroleh, korban diduga tersengat listrik ketika salah satu bagian tubuhnya masuk ke dalam parit.
"Di lokasi kejadian, terdapat seng yang ternyata dialiri oleh arus listrik, yang menjadi pemicu utama insiden fatal tersebut," tuturnya.
Setelah menerima laporan, tim relawan gabungan segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan upaya evakuasi. Selain tim relawan, pihak kepolisian setempat juga hadir di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP dan penyelidikan lebih lanjut terkait sumber aliran listrik yang mematikan tersebut.
Demi alasan keamanan dan untuk memudahkan proses evakuasi, pihak PLN turut serta dan dengan cepat mematikan aliran listrik di area TKP.
"Korban dievakuasi langsung ke rumah duka. Orang tuanya juga ada tadi di TKP," tambah Halim.
Kehadiran orang tua korban di TKP menjadi momen yang sangat emosional, di mana suasana sempat diwarnai kepanikan dan histeria, terutama dari ibu korban yang mendapati anaknya telah meninggal dunia.
Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti aliran listrik pada seng di lokasi kejadian. (SABRIANOOR/H)









