KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pada kesempatan pembukaan Prajungsaka 5, Wakil Bupati Kapuas, Dodo, memberikan pesan penting terkait bahaya narkoba yang mengintai kalangan pelajar. Peringatan ini disampaikan dengan nada tegas mengingat urgensi isu tersebut.

Kekhawatiran Wabup semakin diperkuat dengan data kondisi Kapuas saat ini. Ia mengungkapkan bahwa secara umum Kapuas sudah berada di zona merah terkait peredaran narkoba.

"Bahkan beberapa kecamatannya sudah dikategorikan sebagai zona hitam," ungkap Dodo, Sabtu, 15 November 2025.

Menyikapi hal ini Wabup Dodo mengeluarkan imbauan keras kepada semua peserta didik untuk Jangan coba-coba terlibat dengan peredaran narkoba. Ia menekankan bahwa narkoba adalah ancaman nyata yang dapat merusak masa depan generasi muda. Pesan ini harus menjadi pegangan kuat bagi seluruh pelajar.

"Saya tidak ingin anak-anak Kapuas bersentuhan sama sekali dengan narkoba. Pencegahan dini dan kesadaran diri adalah kunci utama untuk melindungi diri dari ancaman zat terlarang ini," tegasnya.

Selain bahaya narkoba, Wabup Dodo juga menyinggung pentingnya menjaga penggunaan gawai, baik Android maupun iPhone. Beliau berpesan agar perangkat tersebut digunakan untuk hal-hal yang positif, menambah wawasan, dan meningkatkan pengetahuan, bukan untuk hal-hal yang merugikan.

Wabup Dodo berharap bahwa kegiatan Prajungsaka dapat menjadi salah satu medium untuk membentuk masa depan para peserta. 

"Saya berkeinginan ke depan kalian bisa menentukan masa depan sendiri tanpa terpengaruh orang lain," ujarnya. (SABRIANOOR/H)