KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebuah insiden kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Km. 10 Anjir, Kapuas Timur, pada Minggu, 16 Oktober 2025. Sebuah peti kemas (kontainer) berukuran besar dilaporkan terjatuh dari truk tronton yang mengangkutnya. Peristiwa yang terjadi ini sontak menarik perhatian warga dan pengendara yang melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, peti kemas berwarna merah tersebut tergeletak di bahu jalan, tepat di samping sebatang pohon besar. Sementara itu, truk pengangkutnya terlihat berhenti beberapa meter di depan lokasi jatuhnya kontainer. Kondisi jalan saat kejadian tampak basah, akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut pada pagi hari.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Posisi jatuhnya kontainer yang berada di bahu jalan tidak sampai menutup total badan jalan. 

Meskipun demikian, kejadian ini sempat membuat arus lalu lintas dari dan menuju Palangka Raya atau Banjarmasin sedikit tersendat, karena pengendara harus memperlambat laju kendaraan.

Penyebab pasti jatuhnya peti kemas ini masih belum diketahui secara resmi. Namun, dugaan sementara mengarah pada kegagalan fungsi sistem pengunci (twist lock) yang mengaitkan peti kemas dengan sasis truk. Faktor lain seperti kondisi jalan yang licin atau guncangan saat truk bermanuver juga bisa menjadi pemicu terlepasnya kontainer dari dudukannya.

"Proses evakuasi peti kemas ini diperkirakan akan memakan waktu, karena membutuhkan alat berat khusus seperti crane untuk dapat mengangkat dan memindahkannya kembali ke atas truk," ucap Husni, pengendara yang meniginformasikan. (SABRIANOOR/j)