SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyebut layanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) gratis di Sampit disambut antusias peserta.

"Kebanyakan yang menjadi akseptor KB permanen ini adalah mereka yang memiliki anak dengan jumlah banyak. Jadi disarankan menggunakan MOW tersebut," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DP3AP2KB Kotawaringin Timur M Akhya Ridzkie di Sampit.

Akhya menjelaskan pelayanan KB MOW gratis ini merupakan program rutin tahunan DP3AP2KB Kotawaringin Timur yang dilaksanakan pada Oktober dan November. Sebelumnya, kata dia, telah dilakukan pendataan terhadap perempuan yang berminat melakukan KB permanen tersebut.

Pelaksanaan KB tersebut berkolaborasi dengan RSUD dr Murjani Sampit . Oleh karena sifatnya permanen, lanjutnya, maka peserta KB MOW harus mendapat persetujuan dari suami yang bersangkutan.

Kontrasepsi ini dilakukan dengan tindakan bedah oleh dokter yang membidangi kandungan. Ini berbeda dengan metode kontrasepsi jangka panjang seperti implan dan IUD (intrauterine device) atau KB spiral.

"Metode KB MOW ini kalau dilaksanakan secara mandiri, estimasi biayanya sekitar Rp4 juta. Tapi yang dilaksanakan sekarang gratis karena kegiatan ini program kami di DP3AP2KB Kotawaringin Timur," kata Akhya.

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3APPKB Kotawaringin Timur Yulia Kartika Sari menambahkan pelayanan KB MOW gratis kali ini diikuti 15 peserta dari lima kecamatan yakni Cempaga Hulu, Cempaga, Baamang, Telawang dan Mentaya Hilir Utara.

"Akseptor yang terdaftar 19 orang, tapi ternyata setelah hasil penelitian laboratorium dan hasil skrining kemarin, ada 15 orang yang siap mengikuti MOW ini," kata Yulia.

Pelayanan KB MOW gratis ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan sebanyak tujuh orang, sedangkan hari kedua sebanyak delapan orang.