BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Pusat Statistik atau BPS Provinsi Kalimantan Tengah mencatat meningkatnya proporsi pekerja paruh waktu menjadi salah satu fenomena paling menonjol dalam struktur ketenagakerjaan pada Agustus 2025. Kepala BPS Kalteng, Agnes Widiastuti, menyebut tren ini dapat menjadi cerminan berubahnya pola kerja masyarakat serta kondisi pasar kerja yang masih dinamis.
Agnes mengatakan, pekerja paruh waktu kini menempati porsi yang cukup besar dalam komposisi penduduk bekerja di Kalimantan Tengah.
“Persentase pekerja paruh waktu pada Agustus 2025 mencapai 25,51 persen. Angka ini naik 3,52 persen poin dibandingkan Agustus tahun lalu,” kata Agnes pada Senin, 17 November 2025.
Menurut Agnes, kenaikan tersebut bisa disebabkan oleh tumbuhnya jenis pekerjaan yang menawarkan jam kerja lebih fleksibel. Di sisi lain, pola ini juga dapat mengindikasikan sebagian masyarakat belum sepenuhnya terserap dalam pekerjaan dengan jam kerja penuh.
“Kita harus melihat dua sisi. Ada perubahan preferensi kerja, tapi juga ada potensi keterbatasan kesempatan kerja yang jamnya optimal,” katanya.
Selain pekerja paruh waktu, BPS juga mencatat kenaikan pada kelompok setengah penganggur yang mencapai 5,97 persen. Meski naik tipis 0,08 persen poin, kelompok ini tetap perlu diwaspadai karena menggambarkan adanya pekerja yang masih membutuhkan tambahan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
Sementara itu, proporsi pekerja penuh justru mengalami penurunan cukup signifikan. Pada Agustus 2025, persentasenya tercatat 68,53 persen atau turun 3,60 persen poin dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini menandakan adanya pergeseran distribusi jam kerja yang berdampak pada gambaran stabilitas pasar tenaga kerja.
Agnes menekankan pentingnya memahami dinamika tersebut secara komprehensif agar kebijakan ketenagakerjaan dapat lebih responsif.
“Kenaikan pekerja paruh waktu dan setengah penganggur menunjukkan adanya tantangan yang harus direspons bersama. Perubahan jam kerja ini akan berpengaruh pada produktivitas dan kesejahteraan pekerja,” tegasnya. (TESTI PRISCILLA/j)









