BORNEONEWS, Sampit - Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menyalurkan bantuan pangan berupa beras gratis untuk masyarakat yang masuk dalam desil 1 dan desil 2. Program tahap kedua ini meliputi periode Oktober-November, dengan total bantuan yang diberikan sebanyak 20 kg beras per keluarga penerima manfaat (KPM).
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotim, Muhammad Azwar Fuadsil 1 dan desil 2. Program tahap kedua ini meliputi periode Oktober-November, dengan total bantuan yang diberikan sebanyak 20 kg beras per keluarga penerima manfaat (KPM).
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur (Kotim), Muhammad Azwar Fuad, menjelaskan bahwa ada perbedaan signifikan antara tahap pertama dan kedua.
"Pada tahap pertama, bantuan hanya berupa beras. Namun, pada tahap kedua ini, kami menambahkan komoditi minyak goreng," ujarnya, Senin, 17 November 2025.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan menerima 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng setiap bulannya. Dengan demikian, selama periode dua bulan, total bantuan yang diterima adalah 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng. Bantuan ini akan diantar langsung ke desa-desa tempat tinggal para penerima.
"Masyarakat penerima bantuan pangan dapat mengambilnya di desa masing-masing," tambah Azwar Fuad.
Bulog Sampit telah memulai penyaluran bantuan ini. Beberapa kecamatan di wilayah hulu sudah menerima penyaluran. Namun, Azwar Fuad mengakui adanya tantangan terkait pasokan minyak goreng.
"Minyak goreng disuplai dari pabrik terdekat di Begendang, Sukajadi Mekar. Namun, pabrik ini tidak hanya memasok untuk Kalimantan Tengah, tetapi juga Jawa Tengah. Kami harus berbagi pasokan minyak goreng, sehingga penyalurannya perlu disesuaikan dengan jumlah kiriman yang kami terima," jelasnya.
Meskipun demikian, Bulog Kotim menargetkan penyelesaian penyaluran bantuan pangan tahap kedua untuk 17.024 KK tersebut pad pertengahan Desember.
"Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu di wilayah Sampit dan sekitarnya," harapnya. (DEVIANA/j)









