BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Mukarramah, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap penambahan jumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Palangka Raya yang kini menjadi 22 unit. Penegasan ini disampaikan mengingat baru 12 unit yang telah mengantongi Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS).
Menurut Mukarramah, penambahan dapur SPPG merupakan langkah positif untuk meningkatkan pelayanan gizi bagi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan lansia.
Namun, ia mengingatkan bahwa penambahan jumlah dapur SPPG harus diiringi dengan pengawasan yang ketat untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan yang dihasilkan.
"Penambahan dapur SPPG ini tentu sangat baik untuk meningkatkan pelayanan gizi bagi masyarakat. Namun, kita harus memastikan bahwa setiap dapur SPPG memenuhi standar kesehatan dan keamanan pangan yang ditetapkan," ujarnya, Senin, 17 November 2025.
Lebih lanjut, Mukarramah menyoroti pentingnya kelengkapan izin, terutama SLHS, bagi setiap dapur SPPG. Ia meminta Pemko Palangka Raya untuk segera memfasilitasi pengurusan izin bagi dapur SPPG yang belum memilikinya.
"SLHS ini sangat penting untuk menjamin bahwa dapur SPPG telah memenuhi standar hygiene dan sanitasi yang ditetapkan. Pemko harus segera membantu dapur SPPG yang belum memiliki SLHS untuk mengurusnya," katanya.
Mukarramah juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas bahan baku yang digunakan, proses pengolahan makanan, dan penyimpanan makanan di dapur SPPG. Ia meminta Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya untuk secara rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur-dapur SPPG.
"Kita harus memastikan bahwa bahan baku yang digunakan berkualitas baik, proses pengolahan makanan dilakukan dengan benar, dan penyimpanan makanan dilakukan dengan aman. Dinas Kesehatan harus rutin melakukan sidak untuk memastikan hal ini," tuturnya.
Mukarramah ingatkan dengan pengawasan yang ketat, dapur-dapur SPPG dapat memberikan pelayanan yang optimal dan berkontribusi pada peningkatan kesehatan masyarakat.
"Kami akan terus mengawal program peningkatan gizi masyarakat ini. Dengan pengawasan yang ketat, kita bisa memastikan bahwa dapur-dapur SPPG memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," pungkasnya. (MARINI/j)









