BORNEONEWS, Palangka Raya - Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut Palangka Raya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.
Prakirawan cuaca, Neng Arini, menyampaikan bahwa kondisi cuaca umumnya berawan hingga hujan ringan, namun terdapat potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah.
Suhu udara diperkirakan berkisar antara 23°C hingga 34°C, dengan kelembaban udara antara 60 persen hingga 100 persen. Angin umumnya bertiup dari arah Barat Daya hingga Timur dengan kecepatan 5-25 kilometer per jam.
"Kami mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Tengah," katanya, Senin, 17 November 2025.
Selain itu, masyarakat juga diminta untuk waspada terhadap potensi hujan lokal intensitas sedang hingga lebat dengan durasi singkat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang ataupun angin puting beliung.
"Masyarakat perlu berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang," ujar Neng Arini.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber-sumber terpercaya.
Khusus bagi masyarakat pesisir, Neng Arini mengimbau untuk berhati-hati ketika beraktivitas di laut. Pasalnya, terdapat potensi pertumbuhan awan konvektif (awan Cumulonimbus) yang dapat berpotensi hujan sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang, serta menambah tinggi gelombang di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah. Prospek tinggi gelombang mingguan di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah berpotensi sekitar 0.5 – 1.25 meter (Rendah).
"Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko dampak bencana yang mungkin terjadi," pungkasnya. (PATHUR/y)









