TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Perindustrian (Disnakertransperin) Kabupaten Barito Timur resmi membuka pelatihan tata rias yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Dusun Timur, Senin, 17 November 2025. 

Kegiatan ini menjadi langkah awal dari rangkaian pelatihan serupa yang digelar di tiga lokasi berbeda.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertransperin Barito Timur, Andri Amianto, menjelaskan bahwa pelatihan akan berlangsung selama lima hari di masing-masing lokasi, yakni Aula Kantor Camat Dusun Timur, Aula Kantor Camat Dusun Tengah, serta Rutan Kelas IIB Tamiang Layang.

“Kami ingin memastikan setiap peserta, baik masyarakat di kecamatan maupun warga binaan di Rutan, memperoleh keterampilan rias yang benar-benar dapat diterapkan dalam kehidupan mereka ke depan,” ujar Andri mewakili Kepala Disnakertransperin, Albert.

Pelatihan ini diikuti oleh warga dari desa-desa di dua kecamatan, sementara khusus di Rutan Tamiang Layang, peserta merupakan warga binaan pemasyarakatan. 

Menurut Andri, penyertaan warga binaan merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberi bekal keterampilan agar mereka lebih siap saat kembali ke masyarakat.

“Skill tata rias adalah salah satu kemampuan yang terbukti membuka peluang usaha. Bahkan dengan modal kecil, seseorang sudah bisa memulai jasa rias dari rumah,” tambahnya.

Andri menegaskan tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan keterampilan praktis yang dapat menjadi sumber penghasilan baru bagi peserta. Dengan kebutuhan jasa rias yang terus meningkat, peluang usaha di sektor ini dinilai cukup menjanjikan.

“Kami berharap pelatihan ini menjadi pintu pengembangan ekonomi masyarakat. Ketika mereka mampu berdiri secara mandiri, maka roda perekonomian desa ikut bergerak,” kata Andri.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar manfaat yang diperoleh maksimal.

“Kesempatan seperti ini tidak datang setiap hari. Kami ingin peserta memanfaatkan pelatihan dengan sebaik-baiknya dan menjadikannya bekal untuk kehidupan yang lebih baik,” tutup Andri.

Program pelatihan tata rias ini juga merupakan bagian dari program unggulan Bupati Barito Timur M Yamin dan Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu dalam mencetak 1.000 tenaga kerja terlatih.

Pemerintah daerah menargetkan pembekalan keterampilan yang merata, termasuk pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan hingga kelompok rentan. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)