PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, Plt Lurah Pulang Pisau, Herry Siswanto, melaksanakan sosialisasi mitigasi bencana di kawasan Pasar Patanak, Selasa, 18 November 2025. Kegiatan tersebut turut dihadiri Babinsa dan tim Kecamatan Kahayan Hilir.

Herry menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari rapat bersama BPBD Pulang Pisau, terkait rencana pemangkasan sejumlah pohon besar yang dinilai rawan tumbang maupun patah di area pasar. Langkah ini perlu segera dilakukan mengingat intensitas hujan dan angin belakangan ini semakin tinggi.

“Ini adalah sosialisasi sekaligus menyepakati jadwal libur untuk pedagang. Disetujui hari Minggu tanggal 23, karena pada hari itu kita akan melaksanakan pemotongan pohon dan ranting yang berpotensi menimbulkan bencana,” kata Herry.

Ia menambahkan, para pedagang telah sepakat mendukung kegiatan tersebut. Penetapan jadwal khusus juga mempertimbangkan adanya pemadaman listrik saat proses pemangkasan dilakukan. “Kalau tidak ada sosialisasi terlebih dahulu, nanti terkesan sepihak dan bisa menimbulkan keributan,” tambahnya.

Sedikitnya tiga pohon besar di kawasan pasar dinilai rawan sehingga perlu segera dipangkas oleh BPBD. Ketiganya berada pada titik yang kerap dilalui masyarakat dan pedagang, sehingga risiko yang ditimbulkan cukup tinggi bila dibiarkan.

Herry mengimbau masyarakat untuk tetap waspada menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia meminta warga segera melaporkan ke BPBD, kantor kelurahan, Damkar, ataupun Sstpol PP bila menemukan potensi bahaya yang dapat mengancam keselamatan di lingkungan sekitar. “Kewaspadaan bersama sangat penting agar kita bisa mencegah kejadian yang tidak diinginkan,” tutupnya. (RETHA/H)