BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus menggencarkan penanganan pohon-pohon yang rawan tumbang akibat cuaca ekstrem yang belakangan ini sering terjadi.
Plt Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Hendrikus Satria Budi, mengungkapkan bahwa penanganan pohon rawan tumbang ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang dapat membahayakan masyarakat.
"Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap pohon-pohon yang rawan tumbang akibat cuaca ekstrem. Hal ini kami lakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana yang dapat membahayakan masyarakat," ujarnya, Selasa, 18 November 2025.
Ia menjelaskan bahwa penanganan pohon rawan tumbang ini meliputi berbagai kegiatan, seperti pemangkasan ranting dan dahan yang rapuh, penebangan pohon yang sudah tua dan berpotensi tumbang, serta penanaman pohon pengganti.
"Kami melakukan pemangkasan ranting dan dahan yang rapuh, penebangan pohon yang sudah tua dan berpotensi tumbang, serta penanaman pohon pengganti. Semua ini kami lakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat," jelasnya.
Hendrikus juga mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di bawah pohon-pohon besar saat cuaca ekstrem. Ia juga meminta agar masyarakat segera melaporkan kepada BPBD jika menemukan adanya pohon yang berpotensi tumbang.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di bawah pohon-pohon besar saat cuaca ekstrem. Jika menemukan adanya pohon yang berpotensi tumbang, segera laporkan kepada kami agar dapat segera ditangani," katanya.
Dengan adanya penanganan pohon rawan tumbang ini, diharapkannya dapat mengurangi risiko terjadinya bencana akibat cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan masyarakat Kota Palangka Raya. (MARINI/Y)









