BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten Lamandau menunjukkan komitmennya dalam mendukung program-program strategis nasional. Hal ini ditegaskan saat Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, mengikuti Rapat Koordinasi Virtual bersama Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Senin, 17 November 2025.
Rakor tersebut membahas tiga isu utama: pengendalian inflasi, evaluasi Program 3 Juta Rumah, serta implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah. Acara ini dihadiri oleh Sekda Lamandau, Asisten Ekobang, Forkopimda, dan Kepala OPD terkait.
Wakil II Mendagri, Dr. Bima Arya Sugiarto, menyampaikan bahwa inflasi nasional mencapai 2,86% pada Oktober 2025. Ia menekankan bahwa tekanan inflasi global memengaruhi harga pangan, sehingga Program MBG menjadi penting untuk menjaga ketahanan gizi masyarakat.
Pemerintah pusat mendorong daerah untuk aktif dalam Program MBG, termasuk mengoptimalkan sumber daya lokal. Tujuannya adalah agar program ini dapat menjangkau kelompok rentan, terutama anak-anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, menyatakan bahwa Pemkab Lamandau siap mendukung penuh program-program tersebut.
"Kami berkomitmen untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat dalam mengoptimalkan program MBG, pengendalian inflasi, serta dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah," tegas Bupati Rizky.
Langkah ini sejalan dengan visi Pemkab Lamandau untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. (NATALIA KRISTIN/H)









