PULANG PISAU –

BORNEONEWS,Pulang Pisau – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau mulai Dinas Kebudayaan, Kepercayaan, Olahraga dan Pariwisata ( Disbudporapar) menggelar sosialisasi menyusun Desain Olahraga Daerah (DOD) Tahun 2025, sebagai pedoman pembangunan keolahragaan di wilayah setempat. Acara ini dilaksanakan di aula DISBUDPORAPAR, Rabu, 19 November 2025

Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Reliasi, mewakili bupati membuka kegiatan sosialisasi penyusunan DOD, menyampaikan,  penyusunan DOD menjadi langkah strategis dalam memperkuat arah kebijakan olahraga di Pulang Pisau. 

Reliasi mengatakan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi tersebut karena menjadi ruang penting untuk menghimpun masukan dari berbagai pihak.

Menurutnya, keberadaan DOD akan menjadi peta jalan pengembangan olahraga daerah sekaligus mendukung target nasional menuju Indonesia Emas 2045. “Kegiatan ini sangat strategis untuk menentukan arah kebijakan keolahragaan kita ke depan,” kata Reliasi. 

Ia menambahkan, dasar pelaksanaan penyusunan DOD telah diamanatkan melalui Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dalam Perpres Nomor 86 Tahun 2021. Ketentuan ini menjadi pondasi bagi seluruh pemangku kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk menyelaraskan langkah pengembangan keolahragaan agar lebih terstruktur.

Selain itu, Reliasi juga menyinggung Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan yang secara jelas memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah. Dalam regulasi tersebut diatur bahwa pemerintah daerah berhak menetapkan DOD, mengatur serta membina keolahragaan, hingga melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap penyelenggaraan olahraga di daerah.

Ia menyebut, Pemkab Pulang Pisau telah menyiapkan landasan hukum untuk penyusunan DOD. Salah satunya melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025 tentang Keolahragaan yang telah disahkan pada tahun ini. “Perda ini menjadi dasar penting bagi kita dalam menyusun DOD Kabupaten Pulang Pisau,” ujar Reliasi.

Reliasi juga mengapresiasi Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Tengah serta para akademisi dari Universitas Palangka Raya. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor sangat penting untuk memastikan penyusunan DOD berjalan komprehensif dan sesuai kebutuhan daerah.

Ia berharap sosialisasi ini dapat menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan agar desain olahraga daerah yang dihasilkan benar-benar mengakomodir kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin DOD ini dapat menjadi pedoman yang sejalan dengan visi Pulang Pisau yang Berbudaya, Berkeadilan, Maju dan Berkelanjutan,” tutupnya. (RETHA/j)