SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit) - Bulog menyampaikan penerima bantuan pangan di Kabupaten Kotawaringin Timur pada periode Oktober-November bertambah dibanding periode sebelumnya dari 16.536 menjadi 17.024 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

"Selain komoditas bertambah, jumlah penerima bantuan pangan juga bertambah. Penyebabnya apa, kami tidak sampai ke masalah itu," kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur Muhammad Azwar Fuad, Rabu 19 November 2025.

Bantuan pangan beras diberikan kepada masyarakat berpendapat rendah. Harapannya, kata dia, kebutuhan pangan tercukupi sehingga penghasilan mereka bisa dialihkan untuk kebutuhan lain, seperti keperluan sekolah anak dan lainnya.

Bantuan pangan tahap kedua di Kotawaringin Timur yang mulai disalurkan kepada masing-masing PBP berupa 20 kilogram beras dan empat liter minyak goreng.

Terkait bertambahnya jumlah penerima bantuan pangan, Fuad mengatakan Bulog tidak mengetahui penyebabnya. Jumlah tersebut berdasarkan data terbaru Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial (Kemensos).

Fuad mengatakan jumlah penerima bantuan pangan di dua daerah yang menjadi wilayah kerja Bulog Kotawaringin Timur terjadi peningkatan, yakni di Kotawaringin Timur dan Seruyan. Jumlah penerima di Seruyan meningkat dari 4.500 menjadi 5.179 penerima bantuan.

"Kami dapat data dari Bapanas yang mengambil DTSEN terbaru itu ada kenaikan. Di beberapa kabupaten ada penurunan, kebetulan saja yang di Kotawaringin dan Seruyan ini dua-duanya naik. Apakah orang miskinnya naik, saya juga tidak tahu," ucap Fuad.

Bantuan pangan ini merupakan paket kebijakan stimulus ekonomi tahap kedua. Penyaluran tahap pertama periode Juni dan Juli dengan jumlah penerima 16.536 PBP sudah tersalur 100 persen.

Bantuan pangan diantar sampai ke desa atau kelurahan, sehingga penerima bisa mengambil di titik pendistribusian. Saat ini penyaluran mulai dilaksanakan di tujuh kecamatan di Kotawaringin Timur dan Seruyan. Sedangkan untuk Kecamatan Baamang sedang persiapan penyaluran bantuan pangan.

ANTARA