BORNEONEWS, Sampit – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berharap Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan saran, masukan, serta teladan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masih aktif.
“Kami berharap PWRI dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan saran, masukan, dan teladan bagi ASN yang masih aktif di Kabupaten Kotawaringin Timur,” ujar Halikinnor, Rabu, 19 November 2025.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri puncak peringatan HUT ke-63 PWRI Kotim di Rumah Jabatan Bupati. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kotim Rimbun.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kotim, Halikinnor menyampaikan ucapan selamat ulang tahun untuk PWRI yang memasuki usia ke-63 tahun.
Ia berharap PWRI semakin solid, produktif, dan inspiratif sebagai wadah bagi para pensiunan ASN untuk tetap berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, PWRI memiliki peran penting dalam menjaga semangat pengabdian meskipun para anggotanya telah purna tugas. Pengalaman dan kearifan para pensiunan ASN disebut sebagai aset berharga yang membantu pemerintah daerah dalam berbagai aspek pembangunan.
Dirinya mengapresiasi rangkaian kegiatan peringatan HUT PWRI 2025, mulai dari jalan sehat, senam bersama, lomba-lomba, hingga bakti sosial berbagi nasi bungkus untuk masyarakat yang membutuhkan.
“Tentu kegiatan ini menjadi bukti bahwa meskipun sudah purna tugas, PWRI tetap berdaya guna bagi anggotanya maupun masyarakat sekitar,” katanya.
Tema HUT PWRI ke-63 tahun 2025 adalah dengan semangat merah putih, PWRI tingkatkan persatuan dan kesatuan untuk mewujudkan kesejahteraan lansia menuju Indonesia emas.
Tema ini, menurut Halikinnor, mengandung makna ajakan bagi para pensiunan untuk tetap aktif, produktif, bahagia, dan menjaga kesehatan fisik serta mental agar menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Ketua PWRI Kotim Sugian Noor menyampaikan, PWRI Kotim merupakan wadah pensiunan PNS yang tetap berperan aktif mengabdi bagi bangsa. Ia menegaskan usia bukanlah batas untuk berkarya dan memberi teladan bagi generasi muda.
Sejak dirinya menerima amanah memimpin pada Oktober 2024, PWRI Kotim terus bergerak dan tidak pernah absen dari kegiatan.
Terdapat sejumlah program terjadwal seperti senam lansia setiap Jumat, Posyandu lansia, peringatan hari kelahiran anggota setiap bulan, paduan suara ibu-ibu, kajian tafsir Al-Qur’an, tauhid dan fikih bekerja sama dengan majelis taklim, serta berbagai kegiatan lain yang mempererat kebersamaan anggota.
"Pada 2026 PWRI berencana membentuk ranting-ranting di tingkat kecamatan, yang hingga kini belum terlaksana," ujar Sugian Noor.
Peringatan HUT PWRI 2025 dimeriahkan dengan senam bersama, jalan sehat, lomba memasak, kegiatan berbagi kepada panti asuhan serta tempat ibadah serta puncaknya diperingati bertepatan HUT ke-63 Bupati Kotim.
Sugian menjelaskan rangkaian kegiatan tersebut bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga bentuk kepedulian PWRI kepada masyarakat. (DEWI PATMALASARI/R)









