BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Seruyan, Ruspandian Noor, membuka Pertemuan Validasi Data Program Imunisasi dan Surveilans Tahun 2025.
Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat sistem pelaporan kesehatan, khususnya data imunisasi dan surveilans, yang menjadi dasar perencanaan dan evaluasi program kesehatan masyarakat.
Ruspandian Noor menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memastikan tidak adanya kesenjangan data serta meningkatkan kualitas data yang dilaporkan ke sistem terpusat, seperti ASIK (Aplikasi Sehat IndonesiaKu) atau SATUSEHAT.
“Validasi data diperlukan untuk memastikan bahwa informasi yang kita laporkan benar-benar akurat, konsisten, dan dapat dipertanggungjawabkan. Ini penting agar program imunisasi berjalan efektif dan tepat sasaran,” tegasnya.
Pertemuan ini melibatkan petugas program imunisasi dan petugas surveilans dari seluruh fasilitas kesehatan di Kabupaten Seruyan, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu data kesehatan.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah membandingkan data manual dengan data yang diinput ke sistem digital. Langkah ini bertujuan memastikan tidak ada perbedaan atau kesalahan yang dapat berdampak pada laporan akhir, termasuk data cakupan imunisasi yang sangat krusial.
Peserta juga melakukan evaluasi cakupan imunisasi, seperti menganalisis capaian triwulan dan mengidentifikasi wilayah atau kelompok yang masih rendah partisipasinya. Upaya ini penting untuk menentukan intervensi yang lebih tepat dan efektif di lapangan.
Selain validasi data, forum ini juga menjadi ruang untuk merumuskan strategi perbaikan mulai dari penguatan sistem pelaporan hingga dukungan kegiatan imunisasi rutin di puskesmas. (FAHRUL/j)









