SAMPIT –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Suasana penuh semangat mewarnai Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas pada Rabu malam, 19 November 2025 saat Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar Malam Ramah Tamah sekaligus pembukaan Lomba Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Tahun 2025. Acara dibuka secara resmi oleh Ibunda Guru Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting pendidikan, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Suwarno Muriyat, Ketua DWP Kapuas, Silvya Veronita Usis I. Sangkai, serta kontingen peserta dari 17 kecamatan se-Kabupaten Kapuas.

Kegiatan ini digelar bukan sekadar sebagai ajang kompetisi, melainkan sebagai momen istimewa untuk memeriahkan tiga perayaan besar sekaligus, yakni Hari Ulang Tahun ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP), Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan Hari Guru Nasional Tahun 2025. 

Dalam sambutannya, Ibunda Guru Kabupaten Kapuas, Siti Saniah Wiyatno, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para guru dan tenaga kependidikan yang hadir. Ia menegaskan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan lebih dari sekadar persaingan meraih juara. 

Lebih lanjut, Siti Saniah menekankan pentingnya peran pendidik dalam membangun generasi Kapuas yang cerdas dan berkarakter. Ia berharap praktik-praktik baik yang ditampilkan oleh para peserta lomba dapat menjadi inspirasi bagi rekan sejawat di satuan pendidikan masing-masing. 

"Semangat kebersamaan dan dedikasi para guru kunci utama untuk memperkuat langkah dalam memajukan masa depan anak-anak di Kabupaten Kapuas," ucapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Kabupaten Kapuas menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi yang efektif antar-pendidik. Selain mempererat persaudaraan, lomba ini diharapkan dapat melahirkan bibit-bibit juara baru dari kalangan guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kapuas di kancah yang lebih tinggi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, menyoroti aspek kolaborasi dan modernisasi dalam kegiatan ini. Menurutnya, pelaksanaan lomba adalah wujud nyata sinergi antara Dinas Pendidikan, PGRI, dan DWP. 

Suwarno juga mengajak satuan pendidikan untuk terus memperkuat digitalisasi pembelajaran, termasuk pemanfaatan teknologi seperti papan tulis interaktif yang kini sudah mulai diterapkan di sejumlah sekolah untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar.

Acara malam itu ditutup dengan seremoni pembukaan resmi oleh Siti Saniah Wiyatno, dilanjutkan dengan agenda tes tertulis bagi para peserta serta technical meeting oleh panitia. (SABRIANOOR/y)