PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, memberikan peringatan tegas kepada para pedagang eceran bahan bakar (BBM) agar tidak melakukan praktik menaikkan harga secara berlebihan maupun berspekulasi, terutama pada saat permintaan masyarakat meningkat.

“Kami meminta para pedagang eceran untuk tidak memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga seenaknya. Ini sangat merugikan masyarakat dan dapat memicu gejolak di lapangan,” tegas Khemal, Kamis, 20 November 2025.

Ia juga menyampaikan bahwa DPRD bersama pemerintah kota akan terus melakukan pemantauan terhadap peredaran dan harga BBM eceran.

Jika ditemukan pelanggaran atau penjualan yang tidak sesuai aturan, pihaknya mendorong agar aparat terkait memberikan tindakan tegas.

Khemal mengingatkan bahwa stabilitas harga BBM sangat berpengaruh pada aktivitas ekonomi masyarakat. Karena itu, ia berharap pedagang dapat menjaga komitmen untuk menjual secara wajar dan tidak melakukan praktik yang dapat memperburuk kondisi pasar.

“Kami ingin situasi tetap kondusif. Jangan sampai ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan pribadi dengan merugikan warga,” ujarnya.

Khemal juga mengimbau masyarakat agar melaporkan ke pemerintah atau DPRD apabila menemukan harga BBM eceran yang tidak wajar, sehingga dapat segera ditindaklanjuti. (MARINI/R)