BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menegaskan komitmennya meningkatkan tata kelola pemerintahan melalui program pendidikan kepemimpinan daerah di Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Pengalaman tersebut disebut menjadi modal penting untuk memajukan pembangunan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah.
Fairid mengungkapkan bahwa rangkaian pembelajaran yang ia ikuti di Lemhannas memberikan pemahaman lebih luas mengenai dinamika nasional dan strategi pembangunan yang dapat diterapkan di daerah.
“Pendidikan ini membuka perspektif baru mengenai tantangan bangsa dan pendekatan pembangunan daerah yang lebih komprehensif. Saya merasa terhormat dapat belajar bersama para pemimpin dari berbagai wilayah di Indonesia,” ujarnya di Palangka Raya, Kamis, 21 November 2025.
Selama mengikuti program, Fairid mendalami berbagai materi strategis seperti wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, pembentukan karakter kepemimpinan, manajemen pemerintahan daerah, hingga reformasi birokrasi.
Ia juga mendapat pembelajaran terkait geopolitik, geostrategi, isu nasional kontemporer, pengambilan keputusan berbasis data, manajemen risiko, serta strategi pembangunan berkelanjutan.
Wali kota dua periode itu menegaskan bahwa seluruh ilmu yang diperoleh akan menjadi panduan dalam mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Kini saatnya kembali bekerja. Materi di Lemhannas bukan sekadar teori, tetapi harus diterapkan. Saya berkomitmen menggunakan bekal ini untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Palangka Raya,” katanya.
Fairid menambahkan bahwa kolaborasi lintas perangkat daerah, sinergi dengan pemerintah pusat, dan partisipasi masyarakat akan terus menjadi prioritas dalam menjalankan amanah sebagai kepala daerah.
“Dengan pengalaman ini, saya semakin siap memimpin dengan visi yang lebih matang dan responsif terhadap kebutuhan warga,” tuturnya.
Program pendidikan kepemimpinan yang diikuti para kepala daerah tersebut ditutup dengan pengembalian kartu peserta serta penyerahan pin dan sertifikat kelulusan oleh pimpinan Lemhannas RI.
Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan nasional serta memperdalam pemahaman strategis para pemimpin daerah dalam menghadapi dinamika pemerintahan modern.









